Archive for the ‘ windows ’ Category

Install UGS NX4 di windows 7

Selamat malam buat semua yang nyasar di blog ini dengan kata kunci cara install UGS NX4 ,NX3 atau yang lainnya. Ataupun orang yang sekedar iseng ingin mengintip apa yang sedang di ajarkan guru ipul.web.id hehehe sok jago nih saya ya.

Ok lah kalo begitu, semalem saya mencoba menginstall unigrafix NX 4 yang saya pinjem dari teman saya, tanpa buku manual maupun petunjuk , awalnya saya kira cara installnya seperti biasa , masukin serial number atau copy file *.dll atau bentuk crack lainnya.

Ternyata software ini berbeda hehehe, muter-muter lagi obok-obok cd installer nya cuma dapet petunjuk dari sebuah readme di MAGNiTUDE yang isinya seperti berikut

1) Run setup and select custom install and pick all options. When
prompted for a license server name. Type in
27000@host with
host being your computer name.

2) Open the ugnx4.lic in the crack directory and change host, on
the first line, to your computer name.

3) Copy the ugnx4.lic to “UGFLEXLM” folder in the UG root
installation directory. Run lmtools.exe and setup flexlm
services manually and then start the flexlm server.

4) Reboot and run the program.

setelah perintah dijalankan, saya mentok di langkah nomer 3 yang saya garis bawahi, hulf, ga ngerti juga kenapa langkah ini saya ga ngerti (kok mbulet ya) :ngakak

sekarang ikut langkah yang agak nyleneh aja deh, saat instalasi kita akan menentukan path directory tempat install license servers

ugs 1

nah setelah itu kita tekan next kan , setelah proses next hehehe kita akan menemukan dialog seperti ini

ugs 2

ingat , sesuai petunjuk diatas bahwa ganti nama host dibaris pertama didalam file ugnx4.lic menjadi nama komputer anda :)

tekan next terus install , setelah proses , maka akan menemukan dialog seperti ini. tunggu bentar ya , saya kebelet pengen kebelakang dulu…..

nah udah lega nih, lanjut …. ini gambar errornya , ugs 3

OK ga papa , biarin aja jangan pencet apa-apa, kalo perlu tinggal tidur aja, hehehe becanda gan. sekarang tinggal buka explorer aja, lalu masuk kedirectory yang ada di gambar paling atas yang saya lingkari itu , biar gampang directorinya disini “C:\Program Files\UGS\License Servers\UGNXFLEXlm”, lalu copy semua file dan folder yang ada disana, dan pastekan di mana aja, contohnya di “C:\UGNXlm”

ugs 4

ingat file nx4_server.bat itu belum ada ya :ngakak

sekarang kita membuat file dari notepad dengan nama nx4_server.bat yang isinya seperti ini , (sebaiknya matikan word wrap)

echo @C:\UGNXlm\lmgrd -c c:\UGNXlm\ugnx4.lic -l C:\UGNXlm\log.txt >c:\UGNXlm\nx4_server.cmd

nah simpan deh. setelah itu jalankan nx4_server.bat , maka akan muncul dialog ga penting hehehe, ignore aja , itu buat ngejalanin server . setelah itu Jalankan aplikasi UGS_NX4 dan akan berjalan dengan mulus seperti ……… (hehehe jangan berfikir jorok ah, itu mulus seperti autoCAD , bahkan lebih mulus)

ugs 5

 

salam blogger tengah malam …………..

Migrasi dari office 2003 ke 2010

 

Hari ini saya sedikit dipusingkan dengan perilaku worksheet yang saya buat sendiri. Awalnya, saya mengira hanya system windowsnya yang error atau kres dengan program lain, setelah saya mematikan beberapa aplikasi yang tidak digunakan, hasilnya excell saya tetap saya error.

 

Oh iya, sebelumnya microsoft office di komputer tempat kerja saya baru saya fresh install dengan office 2010 dari yang sebelumnya office 2003. Wajarlah kalo akhirnya ada sedikit masalah seperti gambar dibawah ini

Tuduhan saya langsung tertuju pada perubahan pada macro di microsoft office 2010. Tanda pikir panjang lagi saya tekan “alt+F11″ untuk membuka VBA nya dan memasukkan passwordnya . Dan saya ulangi lagi untuk memanggil form nya , ternyata error tersebut terdapat pada

Set fs = Application.FileSearch

With fs

FOLDER = Worksheets(“hatsumono”.Range(“A1″ ‘folder pencarian

.LookIn = FOLDER

.Filename = “*-*-DL”   ‘nama file

.MatchTextExactly = True

.FileType = msoFileTypeAllFiles

If .Execute(SortBy:=msoSortByFileName, _

SortOrder:=msoSortOrderAscending) <> 0 Then

For I = 1 To .FoundFiles.Count

Nama = .FoundFiles(I)

XXX = Right(Nama, 5)

Setelah diputer-puter oleh mbah google dan sedikit frustasi juga, akhirnya saya berlabuh di situsnya microsoft , dan berhasil mendapatkan pencerahan dengan mengganti scriptnya dengan seperti ini .

 

Dim Coll_Docs As New Collection

Dim Search_path, Search_Filter, nama As String

Dim DocName As String

Dim i As Long

Search_path = Worksheets(“hatsumono”.Range(“A1″   ‘‘folder pencarian

Search_Filter = “*-*-DL” ‘nama file

Set Coll_Docs = Nothing

DocName = Dir(Search_path & “\” & Search_Filter)

 

Do Until DocName = “”

Coll_Docs.Add Item:=DocName

DocName = Dir

Loop

MsgBox “ada ” & Coll_Docs.Count & ” file.”

For i = Coll_Docs.Count To 1 Step -1              ’

nama = Search_path & Coll_Docs(i)

 

XXX = Right(Nama, 5)

nah setelah itu saya ganti , dan pastinya banyak modul yang mirip seperti diatas yang harus saya ganti juga, akhirnya worksheet saya bisa berjalan dengan lancar lagi. hulf, ada-ada aja nih microsoft kalo ngerjain penggunanya . Entah apalagi perbedaan yang akan saya temukan dilain waktu yang terpaksa membuat saya harus berfikir lagi untuk menyesuaikan script yang sudah saya buat dengan office 2003 .

 

salam blogger tengah malam ………………

 

Venus Fast2 manteb dan keren

Kali ini saya lagi-lagi mau membahas tentang modem venus fast2 yang saya beli beberapa minggu yang lalu , jika ada yang bingung cara menggunakan modem ini di linux, bisa baca-baca dulu disini .

Bahasan kali ini adalah keanehan yang saya dapat (saya baru tau) adalah modem ini bisa bekerja meskipun kartu sudah dicopot. begini caranya.

1. Pasang modem pada komputer.

2. Untuk OS linux bisa gunakan tutorial yang saya buat  disini . Untuk windows bisa buka aplikasi yang sudah disediakan.

3. Setelah terjadi koneksi dah sudah bisa digunakan untuk browsing . buka kartu yang ada didalam modem. (saya menggunakan smart .

4. Lihat di network manager (linux) atau software venus fast2 (windows) .koneksi tidak terputus.

5. Jika menggunakan windows , anda bisa diskonek jika mau dan mengkoneksikan kembali tanpa kartu. Untuk linux fitur ini belum bisa entah kenapa di linux setelah modem ini diskonek tidak bisa langsung dikoneksikan kembali (harus cabut modem dulu)

 

Ok itulah keanehan modem fast2 yang saya temukan karena keisengan. soalnya setau saya kalo modem yang lain, begitu kartu dicopot, maka koneksi langsung terputus. 

 

salam blogger tengah malam….

 

anti virus windows berbasis linux live CD

Belakangan ini komputer pabrik yang masih berbasis windows XP (maklum untuk 2 komputer yang saya gunakan harus menggunakan system windows XP , karena memang ada aplikasi mesin yang harus menggunakan windows) terserang virus yang sedikit menjengkelkan. Ramnit kalo ga salah namanya.

Berulang kali saya bersihkan lewat live CD ubuntu , tapi ga maksimal, soalnya virusnya menginfeksi file berextensi .exe, .dll, dan .html.

karena udah terlanjur banyak dan saya memang gemar mengoleksi file html, hasilnya saya bener-bener dibuat stress dengan ulah virus ini, dan sebab lainnya saya tidak mempunyai waktu banyak untuk memaintenance komputer ini, soalnya memang komputer ini sangat sibuk dan hampir tidak pernah mati. sehingga saya harus mencari anti virus yang handal biar ramnit ini bisa hilang.

Dibawah ini list antivirus berbasis linux, tapi ga usah takut bingung, linux jaman sekarang udah ga kayak yang dibicarakan orang-orang yang katanya serem, langsung aja download nih….

bitdefender http://download.bitdefender.com/rescue_cd/
panda http://safecd.pl.pandasecurity.com/
AVG http://www.avg.com/us-en/avg-rescue-cd-download
Kaspersky http://support.kaspersky.com/viruses/rescuedisk?level=2
DrWeb http://download.geo.drweb.com/pub/drweb/livecd/
Avira http://www.avira.com/en/support-download-avira-antivir-rescue-system

Saya lebih percaya dengan anti virus diatas dari pada anti virus yang diinstall under windows, karena apa? cobain aja sendiri… saya sudah mencoba DrWeb http://download.geo.drweb.com/pub/drweb/livecd/ hasilnya sering error jika mendapatkan file yang saya juga ga ngerti kenapa , misalnya saat melakukan scan antivirus norman , drweb ini tiba-tiba berhenti begitu aja.

alternatif lain saya menggunakan Kaspersky http://support.kaspersky.com/viruses/rescuedisk?level=2 dan hasilnya 2416 file terinfeksi virus ramnit bisa direpair .

Untuk yang lain saya belum sempat coba , karena saya sudah puas dengan kaspersky ini..

salam blogger tengah malam……

Mencoba openVPN dengan telkomsel

Ah, akhirnya ada waktu juga buat update blog. Tapi sekarang saya tidak ada tutorial atau apapun. saya cuma pengen berbagi cerita tentang openVPN dengan menggunakan operator telkomsel.

Beberapa waktu yang lalu teman saya minta disetingin openVPN dengan kartu telkomsel nya. dan sudah membeli akun openVPN di kaskus dengan harga Rp30.000,- . Lumayan murah untuk mendapatkan akses unlimited selama 1 bulan penuh.

Setelah seting sana sini dengan mengakali from login yang sengaja dipersulit oleh sang penjual, apalagi ada tambahan aplikasi dengan nama fastnetVPN, dan trynowVPN yang ternyata hanya sebuah aplikasi yang membuat file di folder config openVPN.akhirnya terkoneksi juga nih.

tapi saya kurang puas dengan yang satu ini. dengan harga sama dengan yang dulu pernah saya pakai ( waktu itu menggunakan kartu XL ) kecepatannya jauh dibawah XL. XL bisa mencapai 170Kbps. kalo yang telkomsel ini mentok 60Kbps. terus ga stabil lagi. ah, akhirnya saya memutuskan tetap menggunakan smart jadul saya .

tsel vpn

 

ini skrensut dari aplikasi mobile partner di OS windos pabrik yang biasa saya pake , koneksinya naik turun kayak $#%$&*! hehehe.

Sekian posting ga’ penting dari saya.:ngakak

salam blogger tengah malam……

Perbedaan fitur standar linux dan windows

Kali ini saya ingin berbagi mengenai fitur standar distro yang saya pakai (Slackware 13) dengan windows yang saya gunakan di kantor pabrik .

Sering kali orang membandingkan apel dengan jeruk yang memang berbeda . disini saya dengan bijak dan tidak memihak salah satunya ( karena saya menggunakan ke duanya untuk pekerjaan dan pribadi ) lagian sekarang bulan puasa , ga baik kalo berbuat tidak adil .

1 . Ok untuk yang pertama saya akan membandingkan antara multimedia keduanya dulu :
A. Slackware (saya ambil satu nama distro ) soalnya linux sangat banyak , jadi kalo saya pakai nama linux , pasti akan ada perbedaan di setiap linux itu sendiri (distro) . jadi cukup adil jika saya memilih salah satu distro .

mempunyai codex yang cukup lengkap , dan sudah bisa memutar musik dan video dengan sangat bagus . dan tidak ada sesuatu yang error maupun tidak bisa dijalankan ( ingat ini adalah pendapat saya ) .tapi terkadang ada beberapa format video AVI yang tidak bisa di putar .

B.Windows (saya mengambil varian yang XP profesional ) soalnya saya menggunakan yang ini .secara default , windows sudah bisa memutar beberapa format video (tidak termasuk 3gp , FLV dan beberapa format lainnya ) namun untuk suara / sound tidak keluar sama sekali ( butuh driver untuk menginstallnya ) meskipun driver ini sudah disertakan ketika kita membeli motherboard .

jadi ini saya anggap 1:0

2 Login form :
A . untuk tampilan sendiri , Slackware memang tidak langsung masuk ke x-windows , melainkan masih menggunakan tampilan text . ( bagi beberapa orang yang saya ajak migrasi ke Slackware , ini sangat menyusahkan ( harus login , memasukkan password yang tidak kelihatan , dan harus mengetik startx untuk masuk ke tampilan x-windows seutuhnya .

B . Berbeda dengan windows , begitu selesai booting , windows menawarkan form login yang menarik dan ketika selesai login kita bisa langsung masuk ke antar muka windows yang cantik dan sederhana .

untuk yang ini skor menjadi 1:1

3 . Untuk fitur tampilan :
A Slackware mempunyai beberapa windows manager yang terdiri dari KDE , XFCE , fluxbox , blackbox , wmaker , fvwm2 , twm . yang pastinya untuk komputer pentium 2 sampai ke core 2 quad ,dan lebih tinggi pasti bisa menggunakan nya .

B windows sendiri memang tidak mempunyai windows manager lain .paling dilengkapi 2 thema .

dari sini skor menjadi 2:1

4 . dukungan hardware (VGA):

A . Slackware memang mengenal hardware dengan baik , tapi untuk beberapa hardware memang tidak secara default ,sudah bisa digunakan dengan baik .

B . windows sendiri ternyata juga tidak secara default ada didalam installer , bahkan untuk semua hardware tidak bisa bekerja dengan baik ( secara default nya )

kali ini slackware menang lagi ,dan skor menjadi 3:1

5 . untuk Fitur standar yang terakhir adalah konektifitas (modem )
A . Secara default Slackware tidak bisa langsung menggunakan modem (USB) ,dan tentu saja harus mendownload dan menginstall usb_modeswitch .terutama untuk hardware baru . kalau untuk hardware modem (USB) lama , cukup menjalankan beberapa perintah lsusb , modprobe pasti udah bisa langsung jalan.

B . Dukungan hardware baru untuk windows memang cukup bagus , terbukti di setiap modem keluaran baru , kira tidak usah susah-susah untuk memasukkan CD driver dan menginstallnya . tapi begitu kita mencolokkan modem (USB) maka otomatis bisa langsung terdeteksi dan otomatis menginstall drivernya , benar-benar strategi menjualan yang luar biasa .

untuk masalah ini hasilnya draw , jadi skor menjadi 4:2

Nah untuk fitur standar antara keduanya , saya simpulkan hasil skor akhir antara keduanya (Slackware VS windows XP ) adalah 4:2

Anda punya pendapat sendiri ??? silahkan tulis di colom comentar , atau tulis di blog anda , jangan lupa kabari saya ,hehehe

salam blogger tengah malam …………….

NB : ternyata saya masih tidak adil . soalnya saya tidak menyertakan link ke situs microsoft hehehe

Install openvpn di windows (partisi e:)

kali ini saya ingin meminta maaf kepada teman-teman yang belum sempat saya datangi untuk bersilaturrahmi dengan mengunjungi blog nya .

Beberapa hari terakhir ini saya sangat sibuk sekali dengan pekerjaan saya yang tidak bisa diwakilkan (teman saya juga mengalami kesibukan yang sama) dan harus bekerja lebih dari 12 jam dalam sehari.

oke lah kalo begitu .

Kemaren saya di minta seorang teman untuk memperbaiki aplikasi openvpn di OS windows . yang katanya teknisi di sebuah ruko di jababeka tepatnya di cikarang baru tidak bisa melakukan koneksi dengan alasan sebagai berikut

1. Ada system lain di dalam laptop
    Ini memang  benar , saya sempat menginstall ubuntu di laptop teman saya tersebut.jadi apa benar ini bermasalah untuk openvpn??? hehe teknisi yang sangat aneh…

2. Path untuk windows tidak berada di “c:\”
    Kalo yang ini memang benar sih , installan windowsnya ada di partisi “e:\” .Dan apa memang benar ini berpengaruh untuk openvpn . mari kita lihat untuk source code dari openvpn nya seperti dibawah ini…

pada file “win32.h” saya menemukan

#ifdef WIN32
#ifndef OPENVPN_WIN32_H
#define OPENVPN_WIN32_H

#include “mtu.h”

/* location of executables */
#define SYS_PATH_ENV_VAR_NAME “SystemRoot”  /* environmental variable name that normally contains the system path */
#define DEFAULT_WIN_SYS_PATH  “C:\\WINDOWS” /* –win-sys default value */
#define NETSH_PATH_SUFFIX     “\\system32\\netsh.exe”
#define WIN_ROUTE_PATH_SUFFIX “\\system32\\route.exe”

/*
 * Win32-specific OpenVPN code, targetted at the mingw
 * development environment.
 */

void init_win32 (void);
void uninit_win32 (void);

void set_pause_exit_win32 (void);

dan pada file “win32.c”
 if (!done)
    {
      FILE *fp;
      fp = fopen (“c:\\windows\\system32\\route.exe”, “rb”
      if (fp)
    {
      const int bufsiz = 4096;
      struct gc_arena gc = gc_new ();
      struct buffer oldpath = alloc_buf_gc (bufsiz, &gc);
      struct buffer newpath = alloc_buf_gc (bufsiz, &gc);
      const char* delim = “;”;
      DWORD status;
      fclose (fp);
      status = GetEnvironmentVariable (“PATH”, BPTR(&oldpath), (DWORD)BCAP(&oldpath));
#if 0
      status = 0;
#endif
      if (!status)
        {
          *BPTR(&oldpath) = ‘\0′;
          delim = “”;
        }
      buf_printf (&newpath, “C:\\WINDOWS\\System32;C:\\WINDOWS;C:\\WINDOWS\\System32\\Wbem%s%s”,
              delim,
              BSTR(&oldpath));
      SetEnvironmentVariable (“PATH”, BSTR(&newpath));

entah sengaja atau bagaimana program ini tidak menggunakan  environ windows directory untuk mencari path / letak windows berada , tetapi menggunakan “C:\WINDOWS” seperti pada kode diatas ….

3. partisi “c:\” nya dilock oleh system linux ..
   
Seketika saya langsung tertawa mendengar nya , tapi saya langsung memberi pengertian seperti ini …
   
partisi linux itu tidak terbaca di windows seri apapun!,berarti kalo ada partisi yang terbaca di windows ,bisa dipastikan partisi itu bukan punya windows… nah untuk yang disk “c:\” itu sendiri , setelah saya teliti ternyata adalah card reader ,hulf…. setelah mematikan card reader melalui setingan bios dan menguninstall driver nya , partisi c:\ nya ilang .

.

Setelah langkah diatas , saya kembali mencoba menjalankan openvpn lagi ternyata masih sama  error “”c:\windows\system32\route.exe” .
hulf ….

Awalnya saya berfikir untuk memindah partisi “E:\” menjadi “C:\” menggunakan disk utility , tapi saya khawatir banyak program yang berguguran/ tidak bisa jalan nantinya ,dan saya juga berfikir untuk mengompile ulang program openvpn dengan mengubah path nya menjadi “E:\” .tapi pada saat itu saya tidak membawa laptop , dan di laptop teman saya juga tidak ada GCC .

Akhirnya saya melakukan tipuan , dengan memindahkan partisi data “F:\” menjadi “C:\” dan membuat directory “c:\windows\system32″ dan mengisinya dengan route.exe yang saya dapat dari windows system directory .

lalu saya menjalankan kembali openvpn , dan hasilnya tipuan yang saya buat tadi ternyata berhasil . openvpn jalan dengan lancarnya mencapai kecepatan 150Kb/s ….

Dan tidak lupa teman saya memberikan apa yang di janjikan ……..Rp 50.000,- :-)

salam blogger tengah malam…